JIKA IKAN HABIS, NELAYAN MAU MENANGKAP APA..?

Administrator 23 Oktober 2020 15:42:58 WIB

Medana, Kelompok Nelayan Desa Medana pagi ini 23/10/20 berbondong-bondong ke kantor desa medana terkait Nelayan luar yang menangkap Ikan di wilayah Desa Medana. Kelompok Nelayan desa medana yang tersebar di Dusun Teluk Dalem Kern, Jambianom dan Karang Anyar ini melaporkan salah satu Penguasaha Ikan yang menggunakan Nelayan luar yang menangkap ikan dengan alat bantu Panak Kompresor.

Menurut ISMAIL SIDIK salah satu perwakilan Nelayan menyampaikan keluh kesah Kelompok Nelayan ke Kepala Desa “ beberapa bulan ini sering ditemukan nelayan luar yang menangkap Ikan di wilayah Perairan Medana menggunakan Alat Bantu panah Kompresor, dan ikan yang didapat diluar kewajaran, hal ini dikhawatirkan oleh kelompok Nelayan jika terus dibiarkan populasi  Ikan diwilayah Laut Desa Medana akan terkuras habis (over fishing), hal ini tentu akan sangat berdampak bagi nelayan trasidional yang sehari-hari menangkap ikan dengan alat bantu tradisional, terlebih pada saat Pandemi seperti ini, semua kita Butuh makan,  hal ini yang kami tidak inginkan, oleh karena itu kami meminta kepada Pihak Pemerintah Desa agar Bisa bertindak tegas terhadap Nalayan Luar yang menangkap Ikan diwilayah perairan Medana” tuturnya, selanjutnya disampaikan bahwa “kami sebenarnya tidak melarang siapun menankap ikan diwilayah medana, baik itu nelayan luar, asalkan menggunakan alat tangkap yang wajar, bisa dibayangkan jika setiap sekali turun memanah ikan, mereka bisa mendapatkan satu bok mobil carry dalam satu malam, bisa dibayangkan jika terus menerus dibiarkan, dalam hitungan hari populasi ikan diwilayah perairan medana bisa habis, terus kami selaku nalayan lokal disini mau menangkap apa?, jika ini hal yang demikian ini tetap dibiarkan jangan salahkan kami nelayan akan bertindak  dengan cara kami sendiri" tuturnya ke Pihak Desa.

Menyambut laporan tersebut pihak terlapor dalam hal ini Abdul Hamid selaku pengusaha Ikan menyampaikan bahwa “saya dan anak buahnya sudah mengindahkan teguran dari kepala Kewilayahan teluk Dalem kern terkait laporan Kelompok Nelayan yang melarang saya anak buah saya  Menangkap Ikan menggunakan alat Panah Kompresor,  dan sudah saya patuhi,  setelah tegusan itu disampaikan kami tidak lagi menangkap ikan diwilayah Perairan Medana,  anak buah saya pergi Menangkap Ikan ke wilayah Bali, dan kebetulan mereka  anak buah saya beberapa hari ini udah balik dan menyandarkan Kapalnya diwilayah Perairan medana" tutur beliau selaku terlapor.

Menampung semua laporan para kelompok nelayan tersebut H. UMAR KHALID selaku kepada Desa Medana menyampaikan “segera akan dibuatkan Awiq-Awiq yang nantinya akan mengatur Alat Tangkap Ikan baik bagi Kelompok Nelayan Desa Medana maupun Nelayan luar serta sangsi yang tegas bagi nalayan yang melanggar Awiq-awiq tersebut, sehingga nantinya tidak ada lagi nelayan yang menangkap ikan diwilayah kita yang menggunakan alat bantu seperti yang Bapak-bapak Laporkan”, tutur Kepala Desa Medana. SIDMedana

Komentar atas JIKA IKAN HABIS, NELAYAN MAU MENANGKAP APA..?

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

KONTAK AMBULAN DESA

087761815446

Lokasi MEDANA

tampilkan dalam peta lebih besar